Kamis, 19 Januari 2017

Pengembangan Aplikasi


1.       Metode Waterfall
Metode Waterfall adalah suatu proses pengembangan perangkat lunak berurutan, di mana kemajuan dipandangsebagai terus mengalir ke bawah (seperti air terjun) melewati fase-fase perencanaan, pemodelan, implementasi(konstruksi), dan pengujian. (Sandra, 2015)

Tahapan Mode Waterfall
1.)    Requirement (analisis kebutuhan)
Dalam langakah ini merupakan analisa terhadap kebutuhan sistem. Pengumpulan data dalam tahap ini bisa melakukan sebuah penelitian, wawancara atau study literature
2.)    Design System (design sistem)
Proses design akan menterjemahkan syarat kebutuhan kesebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat koding. Proses ini berfokus pada : struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural.
3.)    Coding & Testing (penulisan sinkode program / implemention)
Coding merupakan penerjemahan design dalam bahasa yang bisa dikenali oleh komputer.Dilakukan oleh programmer yang akan meterjemahkan transaksi yang diminta oleh user.
4.)    Penerapan / Pengujian Program (Integration & Testing)
Tahapan ini bisa dikatakan final dalam pembuatan  sebuah sistem. Setelah melakukan analisa, design dan pengkodean maka sistem yang sudah jadikan digunakan oleh user.
5.)    Pemeliharaan (Operation & Maintenance)
Perangkat lunak yang susah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (periperal atau system operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional. (Setiawan, 2013)

2.     Metode Prototyping
Prototyping pada dasarnya pengembangan dari model waterfall, prototyping melakukan tahap ADCT secara cepat dan kualitas aplikasi diperoleh dengan menjalankan aktivitas secara berulang mengarah pada perbaikan. (Dhidhi Pambudi, 2014)

Proses Pembuatan Prototipe
1.)    Analisis Kebutuhan Sistem
Analisis kebutuhan sistem harus mendefinisikan kebutuhan sistem yang spesifik antara lain :
·         Masukan yang diperlukan sistem (input)
·         Keluaran yang dihasilkan (output)
·         Operasi-operasi yang dilakukan (proses)
·         Sumber data yang ditangani
·         Pengendalian (kontrol)
2.)    Desain Sistem
Analisis sistem (system analysis) mendeskripsikan apa yang harus dilakukan sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai. Desain sistem  (system design) menentukan bagaimana sistem akan memenuhi tujuan tersebut.
3.)    Pengujian Sistem
Paket software prototipe diuji, diimplementasikan, dievaluasi dan dimodifikasi berulang-ulang hingga dapat diterima pemakainya. Pengujian sistem bertujuan menemukan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada sistem dan melakukan revisi sistem.
4.)    Implementasi
Setelah prototipe diterima maka pada tahap ini merupakan implementasi sistem yang siap dioperasikan dan selanjutnya terjadi proses pembelajaran terhadap sistem baru dan membandingkannya dengan sistem lama, evaluasi secara teknis dan operasional serta  interaksi pengguna, sistem dan teknologi informasi. (Metode Prototyping Dalam Pengembangan Sistem Informasi)

Daftar Pustaka

Dhidhi Pambudi, D. M. (2014). In Pemrograman Dasar (p. 159). Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Metode Prototyping Dalam Pengembangan Sistem Informasi. (n.d.). Retrieved Januari 20, 2017, from Berbagi Bersama...: http://abhique.blogspot.co.id/2012/11/metode-prototyping-dalam-pengembangan.html
Sandra, S. (2015, September 4). Pengembangan Aplikasi dengan Metode Waterfall dan Prototyping. Retrieved Januari 20, 2017, from saputrasandra04: https://saputrasandra04.wordpress.com/2015/09/04/pengembangan-aplikasi-dengan-metode-waterfall-dan-prototyping/
Setiawan, A. (2013, Oktober 19). Metodologi Pengembangan Waterfall. Retrieved Januari 20, 2017, from Mbah Second: http://mbahsecond.blogspot.co.id/2013/10/metodologi-pengembangan-waterfall.html

Profil :
Nama              : Silvia Amanda Putri
Sekolah           : SMK Islam 1 Blitar

Motto               : Berbuat yang terbaik itu lebih penting daripada menjadi yang terbaik.

0 komentar:

Posting Komentar

 

We Are One Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang