Fungsi
Function/fungsi adalah satu blok kode yang melakukan tugas
tertentu atau satu blok instruksi yang di eksekusi ketika dipanggil dari bagian
lain dalam suatu program (Ruhiyat, 2012) . Penggunaan Fungsi
membuat program jadi lebih efisien karena mengurangi pengulangan penulisan kode
yang sama. Sebuah fungsi tidak dijalankan secara otomatis saat program
dijalankan karena fungsi berada diluar rutin program utama yang berjalan dan
hanya dijalankan jika fungsi dipanggil saja. (Purnomo, 2015)
Tujuan pembuatan fungsi adalah :
1. Memudahkan dalam pembuatan program.
2. Membentuk sebuah program beberapa
bagian (fungsi) yang menjadi satu kesatuan.
3. Menghemat ukuran program.
Keuntungan memakai fungsi :
ü Program yang besar dapat dibag-bagi
menjadi beberapa fungsi yang masing-masingmengerjakan tugas tertentu.
ü Mengurangi duplikasi penulisan kode
yang sama dalam program.
ü Memecah program besar menjadi kecil
sehingga dapat dikerjakan oleh programmer-programmer
ü Menyembunyikan informasi dari user
sehingga mencegah adanya perbuatan iseng seperti memodifikasi atau mengubah program
yang kita buat
ü Meningkatkan kemampuan pelacakan
kesalahan dalam program. Jika terjadi suatu kesalahan maka hanya
memperbaiki fungsi dimana terjadi
kesalahan saja dan tak perlu mencari kesalahan di seluruh program. (P)
Parameter
Parameter adalah sarana komunikasi antar fungsi. Pengertian
antar fungsi adalahantara fungsi satu dengan fungsi lain . Dalam pemograman
yang melibatkan fungsi, diusahakan agar fungsi bersifat independen artinya
tidak tergantung pada fungsi lain. Parameter yang terdapat pada pendefenisian
suatu fungsi disebut dengan parameter formal, sedangkan parameter yang terdapat
pada saat pemanggilan disebut dengan parameter actual. Jumlah serta tipe data
antara parameter formal dan parameter aktual haruslah sesuai, jika tidak maka
compiler akan menampilkan pesan kesalahan. Ada 3 jenis parameter yang dapat
dilewatkan pada sebuah fungsi dalam Bahasa pemrograman C++, yaitu:
·
parameter
masukan.
·
parameter
keluaran.
·
parameter
gabungan antara masukan dan keluaran.
Nilai
Balik
Fungsi dengan nilai balik adalah suatu fungsi yang dapat
mengembalikan suatu nilai ke dalam fungsi utama. Dalam membuat fungsi, harus
didefinisikan tipe data dari niali yang akan dikembalikan. Sebelum dapat
memanggil suatu fungsi, kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu.
Pendeklarasian fungsi dengan nilai balik diawali dengan tipe data yang akan
dikembalikan nilainya.
Rekrusif
Rekursif adalah suatu proses yang memanggil dirinya sendiri
yang biasanya dilakukan oleh fungsi atau prosedur pada pemrograman prosedural,
seperti contohnya bahasa pemrograman C, atau metode pada pemrograman berorientasi
objek seperti C++ atau Java.
Rekursif
akan terus berjalan sampai kondisi berhenti terpenuhi, oleh karena itu dalam
sebuah rekursi perlu adanya blok-blok kode sebagai berikut :
Basis
Basis merupakan kode yang menjadi titik berhenti dari sebuah
proses rekursi karena proses rekursi akan terus berjalan berputar memanggil
dirinya sendiri sampai sebuah kondisi basis terpenuhi. Oleh karena itu basis sangat
penting dalam sebuah proses rekursi, karena tanpa basis sebuah proses rekursi
akan terus dijalankan tanpa henti.
Rekursi
Rekursi merupakan kode dalam hal ini sebuah blok program
(prosedur, fungsi atau metode) memanggil dirinya sendiri, misalnya ada sebuah
fungsi hitung hasil faktorial, bahwa di dalamnya blok kode fungsi itu memanggil
dirinya sendiri.
Pointer
Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi
alamat memori dari suatu variabel lain! Pointer merupakan variabel level rendah
yang dapat digunakan untuk menunjuk nilai integer, character, &loat,
double, atau single, dan bahkan tipe-tipe data lain yang didukung oleh bahasa
C!
Modularisasi
konsep-konsep pemrograman adalah kemampuan untuk group
beberapa baris kode ke dalam sebuah unit yang dapat dimasukan dalam program
kami. Yang asli untuk kata ini adalah sub-program. Nama lain meliputi: makro,
sub-rutin, prosedur, modul dan fungsi. Fungsi-fungsi penting karena membolehakn
kita untuk mengambil program besar dan rumit untuk membagi mereka menjadi
potongan-potongan kecil diatur. Karena fungsi yang lebih kecil adalah bagian
program secara keseluruhan, Umumnya fungsi jatuh kedalam dua kategori:
1.
Control Program
Fungsinya hanya di gunakan untuk membagi dan sub control
program . fungsi ini adalah fungsi unik yang di tulis. Lain-lain program dapat
menggunaka fungsi serupa bahkan fungsi dengan nama yang sama, tetapi isi dari
fungsi hampir selalu berbeda.
2.
Tugas Spesifik
Fungsinya dirancang untuk digunakn dengan beberapa program .
fungsi ini melakukan tugas tertentu dan dengan itu bisa digunakan dalam
berbagai program karena program lain juga perlu untuk melakukan tugas tertentu
. spesifik tugas fungsi kadang-kadang disebut sebagai blok bangunan .
Program
utama harus menetapkan adanya fungsi yang di gunakan dalam program ini.
Tergantung
pada bahasa pemrograman :
ü Menentukan fungsi
ü Memanggil fungsi
ü Menyatakan fungsi (Baidlowi)
Daftar Pustaka
Baidlowi, A. (n.d.). Deklarasi & Definisi,
Parameter, Nilai Balik, Rekrusif, Pointer, Modularisasi. Retrieved
Januari 20, 2017, from ghostman:
http://include-int.blogspot.co.id/2015/05/deklarasi-definisi-baik-data-maupun.html
P, S. (n.d.). Pengertian Fungsi dalam Pemograman C++.
Retrieved Januari 2017, 2017, from Berbagai Ilmu Pengetahuan dan Informasi:
https://spatabang.blogspot.co.id/2015/07/pengertian-fungsi-dalam-pemograman-c.html
Purnomo, E. (2015, Oktober 30). Fungsi dalam Bahasa C.
Retrieved Januari 20, 2017, from NULIS-ILMU.COM:
http://www.nulis-ilmu.com/2015/10/fungsi-dalam-bahasa-c.html
Ruhiyat, Y. (2012, November 20). Pengertian Fungsi dalam
Pemrograman C++. Retrieved Januari 20, 2017, from Modification Mobile:
http://yytsunda.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-fungsi-dalam-pemograman-c.html
Profil
:
Nama
:
Silvia Amanda Putri
Sekolah
: SMK Islam 1 Blitar
Motto
: Berbuat yang terbaik itu lebih penting daripada menjadi yang terbaik.





0 komentar:
Posting Komentar