Mode dan Format
Pengalamatan
1. Inherent
Dalam mode pengalamatan inherent, semua
informasi yang dibutuhkan untuk operasi telah diketahui otomatis oleh CPU, dan
tidak dibutuhkan operan eksternal dari memori atau dari program. Operan yang
digunakan hanyalah register internal dari CPU atau data dalam stack. Karena itu
operasi ini hanyalah terdiri dari satu byte instruksi. (Tube, 2016)
2. Immediate
Dalam mode pengalamatan immediate,
operan terkandung di dalam byte yang langsung mengikuti kode operasi. Mode ini
digunakan saat suatu harga atau konstanta diketahui saat program dibuat dan
tidak akan dirubah selama eksekusi program. Operasi dengan mode ini membutuhkan
dua byte instruksi, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk data byte.
Keuntungan
:
·
Mode
ini adalah tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan
untuk memperoleh operand.
·
Menghemat
siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan cepat.
Kerugiannya
:
·
Ukuran
bilangan dibatasi oleh ukuran field alamat. (Mode dan Format Pengalamatan, 2016)
3. Direct
Mode pengalamatan direct mirip dengan
mode pengalamatan extended kecuali bahwa upper byte dari alamat operan selalu
dianggap $00. Karena itu, hanya lower-byte dari operan yang diperlukan untuk
dimasukkan dalam instruksi. Pengalamatan direct menyebabkan efisiensi alamat
dalam 256 byte pertama dalam memori.. Pengalamatan direct ini efisien bagi
memori program dan waktu eksekusi. Dalam mode ini instruksi terdiri dari dua
byte, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk alamat operan. (Rizaldy, 2014)
4. Extended
Dalam mode pengalamatan extended,
alamat dari operan terkandung dalam dua byte yang mengikuti kode operasi.
Pengalamatan extended ini dapat digunakan untuk mengakses semua lokasi dalam
memori mikrokontroler termasuk I/O, RAM, ROM, dan EPROM. Karena itu operasi ini
membutuhkan tiga byte, satu untuk kode operasi, dan dua untuk alamat dari
operan. (Tube, 2016)
5. Indexed
Dalam mode pengalamatan indexed, alamat
efektif adalah variabel dan tergantung pada dua factor, yaitu isi index
register saat itu dan nilai offset yang terkandung dari byte yang mengikuti
kode operasi. (Mode dan Format Pengalamatan, 2016)
6. Machine
Code, Opcode , Mnemonic, Operation, Addressing Mode.
a. Mnemonic
ADD
= penambahan
SUB
= substract (pengurangan)
LOAD
= muatkan data ke memori
b. Operation
·
Memori
ke memori
§ Ambil nilai operand dari memori
§ Eksekusi operasi yang diperlukan
§ Kembalikan hasilnya ke memori
·
Memori
ke register.
Yaitu memindah nilai dari data kememori ke register. Satu
nilai data berasal dari memori dan satu lagi dari register. Hasil eksekusi
dikembalikan ke memori atau ke register dimana operand berasal.
·
Register
ke register.
Dalam hal ini digunakan sejumlah register untuk menyimpan
seluruh nilai data yang akan digunakan dalam komputasi. Data harus diambil dari
memori oleh sederet instruksi sebelum komputasi dimulai. Setelah komputasi
dilakukan maka hasilnya dikembalikan lagi dengan register.
c. Machine
Code
·
Operation
code (Op code)
Menspesifikasi operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk
kode biner
·
Source
Operand reference
Operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah
input operasi
·
Result
Operand reference
Merupakan hasil atau keluaran operasi
·
Next
Instruction Reference
Elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya
yang harus diambil dan dieksekusi
d. Addressing
Code
·
Immediate
Addressing
·
Direct
Addressing
·
Indirect
Addressing
·
Register
Addressing
·
Register
Indirect Addressing
·
Displacement
Addressing
·
Stack
Addressing. (Diansyah, 2015)
Daftar Pustaka
Mode
dan Format Pengalamatan. (2016,
Januari 29). Retrieved Januari 20, 2017, from
https://pratinjaublog.wordpress.com/2016/02/29/mode-dan-format-pengalamatan/
Diansyah, R. (2015, Mei 1). Mode dan format pengalamatan
set instruksi. Retrieved Januari 20, 2017, from
http://belajarsiskom.blogspot.co.id/2015/05/v-behaviorurldefaultvmlo_1.html
Rizaldy, A. A. (2014, November 11). Mode Format
Pengalamatan. Retrieved Januari 20, 2017, from Adam Aris Rizaldy:
https://adamrizaldy09.wordpress.com/2014/11/11/mode-format-pengalamatan/
Tube, T. (2016, Januari 14). MODE DAN FORMAT
PENGALAMATAN. Retrieved Januari 20, 2017, from Tugas Sekolah:
http://tugasekol.blogspot.com/2016/01/mode-dan-format-pengalamatan_14.html
Profil
:
Nama : Silvia Amanda Putri
Sekolah : SMK Islam 1 Blitar
Motto : Berbuat yang terbaik itu lebih
penting daripada menjadi yang terbaik.





0 komentar:
Posting Komentar