Kamis, 19 Januari 2017

Mode dan Format Pengalamatan

1.       Inherent
Dalam mode pengalamatan inherent, semua informasi yang dibutuhkan untuk operasi telah diketahui otomatis oleh CPU, dan tidak dibutuhkan operan eksternal dari memori atau dari program. Operan yang digunakan hanyalah register internal dari CPU atau data dalam stack. Karena itu operasi ini hanyalah terdiri dari satu byte instruksi. (Tube, 2016)
2.       Immediate
Dalam mode pengalamatan immediate, operan terkandung di dalam byte yang langsung mengikuti kode operasi. Mode ini digunakan saat suatu harga atau konstanta diketahui saat program dibuat dan tidak akan dirubah selama eksekusi program. Operasi dengan mode ini membutuhkan dua byte instruksi, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk data byte.
Keuntungan :
·         Mode ini adalah tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand.
·         Menghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhan akan cepat.

Kerugiannya :
·         Ukuran bilangan dibatasi oleh ukuran field alamat. (Mode dan Format Pengalamatan, 2016)
3.       Direct
Mode pengalamatan direct mirip dengan mode pengalamatan extended kecuali bahwa upper byte dari alamat operan selalu dianggap $00. Karena itu, hanya lower-byte dari operan yang diperlukan untuk dimasukkan dalam instruksi. Pengalamatan direct menyebabkan efisiensi alamat dalam 256 byte pertama dalam memori.. Pengalamatan direct ini efisien bagi memori program dan waktu eksekusi. Dalam mode ini instruksi terdiri dari dua byte, satu untuk kode operasi dan satu lagi untuk alamat operan. (Rizaldy, 2014)
4.       Extended
Dalam mode pengalamatan extended, alamat dari operan terkandung dalam dua byte yang mengikuti kode operasi. Pengalamatan extended ini dapat digunakan untuk mengakses semua lokasi dalam memori mikrokontroler termasuk I/O, RAM, ROM, dan EPROM. Karena itu operasi ini membutuhkan tiga byte, satu untuk kode operasi, dan dua untuk alamat dari operan. (Tube, 2016)
5.       Indexed
Dalam mode pengalamatan indexed, alamat efektif adalah variabel dan tergantung pada dua factor, yaitu isi index register saat itu dan nilai offset yang terkandung dari byte yang mengikuti kode operasi. (Mode dan Format Pengalamatan, 2016)
6.       Machine Code, Opcode , Mnemonic, Operation, Addressing Mode.
a.      Mnemonic
ADD = penambahan
SUB = substract (pengurangan)
LOAD = muatkan data ke memori
b.      Operation
·         Memori ke memori
§  Ambil nilai operand dari memori
§  Eksekusi operasi yang diperlukan
§  Kembalikan hasilnya ke memori
·         Memori ke register.
Yaitu memindah nilai dari data kememori ke register. Satu nilai data berasal dari memori dan satu lagi dari register. Hasil eksekusi dikembalikan ke memori atau ke register dimana operand berasal.
·         Register ke register.
Dalam hal ini digunakan sejumlah register untuk menyimpan seluruh nilai data yang akan digunakan dalam komputasi. Data harus diambil dari memori oleh sederet instruksi sebelum komputasi dimulai. Setelah komputasi dilakukan maka hasilnya dikembalikan lagi dengan register.
c.       Machine Code
·         Operation code (Op code)
Menspesifikasi operasi yang akan dilakukan. Kode operasi berbentuk kode biner
·         Source Operand reference
Operasi dapat berasal dari lebih satu sumber. Operand adalah input operasi
·         Result Operand reference
Merupakan hasil atau keluaran operasi
·         Next Instruction Reference
Elemen ini menginformasikan CPU posisi instruksi berikutnya yang  harus diambil dan dieksekusi
d.      Addressing Code
·         Immediate Addressing
·         Direct Addressing
·         Indirect Addressing
·         Register Addressing
·         Register Indirect Addressing
·         Displacement Addressing
·         Stack Addressing. (Diansyah, 2015)

Daftar Pustaka

Mode dan Format Pengalamatan. (2016, Januari 29). Retrieved Januari 20, 2017, from https://pratinjaublog.wordpress.com/2016/02/29/mode-dan-format-pengalamatan/
Diansyah, R. (2015, Mei 1). Mode dan format pengalamatan set instruksi. Retrieved Januari 20, 2017, from http://belajarsiskom.blogspot.co.id/2015/05/v-behaviorurldefaultvmlo_1.html
Rizaldy, A. A. (2014, November 11). Mode Format Pengalamatan. Retrieved Januari 20, 2017, from Adam Aris Rizaldy: https://adamrizaldy09.wordpress.com/2014/11/11/mode-format-pengalamatan/
Tube, T. (2016, Januari 14). MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN. Retrieved Januari 20, 2017, from Tugas Sekolah: http://tugasekol.blogspot.com/2016/01/mode-dan-format-pengalamatan_14.html

Profil :
Nama              : Silvia Amanda Putri
Sekolah           : SMK Islam 1 Blitar

Motto               : Berbuat yang terbaik itu lebih penting daripada menjadi yang terbaik.

0 komentar:

Posting Komentar

 

We Are One Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang